Showing posts with label besties. Show all posts
Showing posts with label besties. Show all posts

Sunday, August 18, 2019

Jadi Orang Baik

Tiga tahun sejak postingan terakhirku.
Sekalinya nulis lagi, topiknya berat.

Hari ini memang direncanakan untuk ngopi bersama Cyn di salah satu gerai kopi ternama di daerah Araya. Cyn belajar topik jurusannya, aku pun latihan soal TPA. Sejam berselang, ada anak cowok kisaran umur 14-15 tahun duduk berjarak 1 kursi denganku. Badan sebelah kanannya banyak luka babras. Mulai dari wajah, lengan kanan, kaki kanan bahkan tangan kiri juga terdapat luka. Asumsiku? Mungkin habis jatuh dari motor. Dia kelihatan menahan sakit sambil ngeliatin layar hp nya yang retak-retak. Aku kirim whatsapp ke Cyn, intinya kami kasihan dan pengen nolong.

"Habis jatuh ta?"
"Iya"
"Jatuh di mana? Diserempet?"
"Iya mbak, diserempet mobil tapi kabur gak bertanggung jawab di situ", sambil menunjuk ke arah traffic light dekat gerai kopi
"Terus ini kamu sudah pesan?"
"Belum mbak, masih nunggu balasan"
Yang kemudian aku tau kalo dia kerja sebagai salah satu driver gojek.

Karena kasian, Cyn dan aku menawarkan untuk berobat di RS seberang tapi anak itu menolak. "Takut bayar lagi, mbak. Sudah ndak usah"
Sudah kami coba bujuk dan sampaikan bahwa dia nggak perlu khawatir terkait biayanya, tapi tetap menolak.
Akhirnya aku beli air minum, spray antiseptik, dan ointment untuk luka di supermarket sebelah. Sambil nitip Cyn kalo-kalo gak nutut dan si anak sudah pergi.
Eh benerrrr, pas sudah mau bayar di kasir, "Ran, anaknya pergiiii"
Yaaa kupikir ya sudah gak nutut, mau kukembalikan barang-barang yang sudah kuambil.
Cyn kirim chat lagi, "Eh gak jadi, dia masuk lagi"
Buru-buru kubayar barang-barang tadi, sampai uang kembaliannya kutinggal dulu daripada si anak pergi lagi.

"Sini yuk, tak bantu bersihkan lukanya."
Si anak nurut tak ajak ke toilet, tak bantu bersihkan lukanya sambil nahan sakit. Kasiaaan :''''(
Kucoba bersihkan sebisaku pakai air mengalir, semprot antiseptik lalu dioles ointment.

"Sudah pesan tadi? Banyak gak pesanannya?", maksutku kalau dia naik motor dan pesananannya lebih dari 4 gelas kan ribet juga bawanya. Mana sambil nahan sakit habis jatuh kan.
"Banyak mbak, sampai 80 ribu lebih"
Dari situ aku berasumsi kalau dia sudah pesan. Oke, berarti tinggal tunggu kan ya.
"Kamu sekolah?"
"Iya mbak"
"Sekolah di mana? Kelas berapa?"
"Di SMK 8, mbak. Kelas 1"

Beres rawat luka, balik duduk lah dia di kursi sebelahku. Aku balik ke supermarket mengambil uang kembalian, pas Cyn chat lagi,
"Raaaan, anaknya mimisaaaan! Gimana iniiii?"
Jadi teman-teman sekalian, kalau ada orang yang barusan jatuh apalagi kita curiga ada benturan kepala, maka ada beberapa hal yang perlu dicermati. Misalnya ada perdarahan dari hidung atau telinga kah, ada lebam di daerah mata kah, merasa pusing berkunang-kunang pandangan kabur kah, ada rasa ingin muntah atau bahkan sudah muntah kah, setelah jatuh sempat tidak sadar kah. Nah beberapa hal tersebut perlu kita amati atau tanyakan kepada orang tersebut, hal ini berkaitan dengan dugaan terjadinya cedera kepala ringan-sedang-maupun berat. Beda ceritanya kalau jatuh cinta ya :)

Balik ke gerai kopi, eh iya dia lagi ngusap hidungnya yang mimisan. Kuambilkan tisu sambil nanya, "Terasa pusing berkunang-kunang gak kamu? Pengen muntah?"
"Cuma agak pusing aja, mbak"
"Hmm pesananmu sudah?"
Diem dia gak njawab, masih ngusap hidungnya yang mimisan.

"Coba bapak ibumu dikabari, dek" kata Cyn.
"Nggak usah mbak, nanti aja"
"Sini nggakpapa aku bantu telponin kah?"
"Nggak mbak, nggakpapa nanti aja daripada khawatir"

Ya sudah aku dan Cyn mentok juga mau ngomong apa lagi.
Kurang lebih 10-15 menit kemudian dia pamit pergi duluan.
Kubilang untuk bawa air minum dan lainnya yang kubelikan tadi supaya dia bisa pakai untuk obati luka di rumah nanti.

Begitu dia sudah pergi, Cyn baru cerita kalau daritadi dia belum ke konter untuk pesan.
Aku pikir juga kok lama banget nama/pesanan dia nggak dipanggil-panggil. Apa mungkin pelanggannya membatalkan pesanan karena dia terlalu lama atau gimana, ya kami nggak tau sih.
Tapi beneran kasian. Masih kecil, sudah berusaha bekerja, eh kok ya dapet musibah :(

Mengesampingkan siapa yang salah saat kejadian di traffic light -- entah dia yang motong jalan saat belok atau gimana-- tapi kalau memang ada yang jatuh, coba tolong dibantu selagi mampu.

Inti ceritaku hari ini adalah, kalo di sekitar kalian ada mereka yang membutuhkan bantuan maka nggak ada salahnya untuk membantu. Nggak ada salahnya jadi orang baik di dunia yang sudah cukup kejam ini (menurutku hehe).
Apalagi kalau kalian mampu. Mampu di sini nggak melulu soal materi ya, tapi juga mampu atau ada kesempatan untuk membantu. Ayo lebih peka ke sekitar kita :)

Sumber Gambar : IG @nkcthi

Saturday, September 24, 2016

LULUUUUUUUUSSSSSSSSSSS

Jadi kemarin ada info dari grup nasional kalo pengumuman tgl 24 September jam 00.00. Kalang kabutnya luar biasa. To be honest, beberapa hari sebelum ini aku sempat nangis-nangis minta maaf ke temen-temen, pacar dan orangtua kalo-kalo ternyata aku gak lulus. Setakut itu soalnya ujian CBT ku kemarin cukup hancur lebur menurutku.
Permintaan maaf pun dijawab dengan baik oleh temen-temen, "Udah gakpapa Ran, kita semua doain yg terbaik. Semoga lulus bareng-bareng. Amin".
Dijawab bijaksana juga sama ayah mama, "Kami ngerti gimana mbak Rani berjuang dan sudah mengusahakan sebaik mungkin, kalo nanti Tuhan belum mengijinkan ya gakpapa belajar lagi berusaha lagi. Ndak boleh patah semangat.".
 Kalo pacar sih lebih ke gak terima gitu waktu aku minta maaf, "Kowe iku lho, gak usah ngomong sing aneh-aneh. Lek kedaden temenan piye? Wes ndungo o ae ojok mandeg".
Lain lagi sama Hega, "Feelingku kene lulus kok mbak, mek mboh nilaine piro. Tapi lek misale tibae aku sing gak lulus, aku ojok mbok tinggal yo mbak Ran. Tolong aku kancanono".

Dari jam 8 udah doaaaaa terus sambil dikit-dikit mbrebes. Tapi karena doanya ini di kasur jadi ada fase ketidurannya (geblek banget emang). Melek-melek udah jam 10. Lanjut novena lagi. Gitu terus sampe kira-kira jam setengah 12 an Hega mulai manggil-manggil di line. Aku sengaja gak buka karena tak pikir paling isinya Hega curhat deg-deg an juga kaya aku, takut juga kaya aku. Alhasil aku biarin sampe jam 23.50 akhirnya Hega nelpon,
"Mbak kene lulus mbak"
"Lho he kok wes ngerti, sing genah mbak"
"Wes onok pengumumane, wes metu. Jenenge kene onok"
"Mbak cek en maneh, iku pengumumane onok telu pasti. CBT, OSCE mbek full. Awakmu ndelok sing OSCE tok paling mbak, soale CBT ku wingi gak isooook"
Ini ngomongnya udah sambil nangis, bayangin gimana rasanya diberitau kalo kamu lulus. Tapi ternyata cuma salah satu ujian aja, which is itu berarti konklusinya kamu gak lulus. Jadi kaya habis melambung tinggi, terus dijelungupno.
"Yo sek tak delok e, ngkok tak telpon maneh"
........................................................ (isilah dengan isak tangis)(lebay memang)(tapi serius kejadiannya begitu)(nangis-nangis sambil deg-deg an nunggu Hega nelpon lagi)
"Mbak temenan lulus"
"Serius kene lulus?"
"Iyo kene lulus kabeh, telo lulus kabeh mbak" (telo itu nama grup belajarku, fyi)
"Yaampun mbaaak"
"Wes kono ndang muduno, ngomongo mamamu"

Begitulah telpon tengah malem paling heboh banyak nangisnya tapi bahagia. Saat itu juga aku langsung turun kasur terus ke kamar mama ngomong kalo lulus, terus pelukan.

Puji Tuhan aku lulus oneshoot! Terimakasih ayah mama dedek dan seluruh keluarga besar yg sudah mendoakan. Terimakasih pacar yg walopun luarnya cuek dan macak cool tapi ternyata diam-diam ikut kepikiran juga. Terimakasih teman-teman yg sudah menemani belajar dan tentunya mendoakan. Big thanks to Hega Rahmantya teman makan-belajar-curhat-nangis yg membawa kabar bahagia sukacita.

Thursday, September 8, 2016

Buket bunga pertama dari pacar
Ribut dulu di depan rumah sampe akhirnya ketahuan







Bawanya terang bulan greentea. Antimainstream
Manis-manis dari yang manis

Thursday, August 25, 2016

HEGA TUMBANG

Seminggu sebelum CBT, Hega masuk rumah sakit. Gara-garanya badan panas tinggi. Dan ternyata tifoid plus dengue fever. Mungkin gara-gara kecapekan (dan digigit nyamuk di loteng) jadinya sampe kaya begini. Dianya udah ribut pengen pulang, ribut pengen belajar. Bahkan aku sama anak-anak sampe dateng ke Persada buat belajar. Galau? Jelassss.

Jenguk yg habis lahiran


Bahkan waktu hari pembekalan ujian CBT itu Hega dateng dengan kondisi masih pake iv plug. Dia minta ijin untuk ikut ujian besok hari dengan masih pake iv plug juga dan perawat yg bakal standby di depan ruang ujian. Hari H ujian, dokter-dokter pengawas gaduh gelisah semua. Dikit-dikit nyamperin Hega, dikit-dikit Hega di cek tensinya. Hega nya? Biasa aja hahahaha kondisinya lagi oke katanya waktu itu.

Selesai ujian, Hega balik lagi ke rumah sakit. Ngamar sampe bosen dan akhirnya diijinkan pulang hari Rabu kemarin. Gitu keluar pagi, siangnya udah muncul di depan rumahku buat ikut belajar OSCE. Jan luar biasa.

Sunday, July 17, 2016


Temen les, temen belajar, temen makan, teman main kartu, temen main werewolf, temen nangis, temen jalan, teman ketawa-ketiwi ngakak, temen-temen yang bakal lulus UKMPPD Agustus bareng terus sumpah dokter bulan Oktober 2016 bareng.

Sunday, June 26, 2016

Pengumuman UKMPPD Mei

Pengumuman UKMPPD batch 2 dijadwalkan akan diupload di web pada tanggal 30 Agustus. Tapi desas-desusnya sudah ada sejak Jumat malam kemarin. Bahkan ada supervisor yang mengucapkan selamat ke salah satu teman sejawat melalui media sosial, karena masuk dalam peringkat 10 besar nasional. Yap na-sio-nal, bayangkan!

Aku juga jadi ikut deg-degan, karena kemungkinan pengumuman akan muncul lebih awal dari yang dijadwalkan dan ujian kemarin adalah ujian gelombang pertama untuk angkatanku. Selain itu juga mungkin karena ikatan batin akibat terlalu lama bersama. Enam tahun bareng dari kuliah sampai koas. Dari pagi buta sampai bahkan gak tau sekarang sudah jam berapa dan sudah berapa lama jaga di RS gak pulang-pulang (begitulah koas). You'll get that feeling bro. 

Ternyata benar, besok paginya sekitar jam 4 grup line rame karena pengumuman di web sudah bisa diakses. Sebagian besar teman sejawat lulus ujian (termasuk teman-teman dekatku dan pacarku, puji Tuhan puji Tuhan). Walaupun ada beberapa teman sejawat yang kurang beruntung sehingga nantinya harus mengulang ujian dengan batchku.

Tapi tetep ikut seneeeeeeng banget. Apalagi lihat euforia teman-teman di grup pada ngucap syukur semua seneng semua sampai ikut terharu, waktu telpon pacar juga gitu mbrebes tipis-tipis. Dan ditambah sangat bangga karena ada 5 sejawat yang masuk 10 besar nasional. Yeah!
Selamat selamat selamat!

Photo by: Hega Rahmantya

Sunday, September 23, 2012

#AkuKuduPiyeUnite

Level kepercayaan diri lagi menurun drastis. Trus juga agak pesimis. Jadi mulai bingung harus bersikap gimana. Hmm omongannya agak berat ya? Iya. #TimIyainAjaBiarCepet

Kata orang-orang, aku ini supel binti grapyak. Baik dan cukup ceplas-ceplos. Etapi akhir-akhir ini beberapa temen deket bilang katanya aku jangan terlalu baik jadi orang. Aku jadi bingung aku salah dimananya. Nah karena bingung ini tadi makanya level kepercayaan diri jadi menurun. Jadi banyak mikir gitu lo kalo mau melakukan sesuatu. Jadi takut kalo begini salah, kalo begitu salah. Diem pun juga salah. Harah!

Trus trus jadi lebih pemilih lagi mau cerita ke sapa, lebih mikir lagi kira-kira enaknya cerita apa gak. Ee lha kok temen deket bilang katanya jangan suka mendem sendiri, tapi temen deket yang lain lagi bilang katanya gak papa mendem dan lebih selektif kalo emang itu yg terbaik. HAHAHAHA matio ran uripmu ruwet mbulet. Makanya kamu jangan naksir aku nanti kamu ikutan ruwet mbulet trus mata sepet otak buntet hati pun ikut cupet. *krik* *gagal fokus*

Jalan tengahnya aku jadi sebodo teuing. Lagi pengen gini ya begini, lagi pengen gitu ya begitu. Hidup ngalir aja woles sewoles-wolesnya woles. Yah intinya aku bingung harus gimana. Aku kudu piye.

Thursday, September 13, 2012

Sunday, September 9, 2012

Biker's Cafe

Baru-baru ini temenku yg namanya Dinda habis buka kafe. Hm orangtuanya maksutku. Lokasinya di sekitar dieng situ, deket-deket Unmer lah.
Namanya Biker's Cafe.
Nah hari kamis kemaren aku sama temen sekelas di kampus diundang ke sana. So far, nice place with affordable price. Ya bayangin aja, makanan dan minuman yg enak gak ada yg harganya lebih dari 15rb. Worth to try!

Harley Berry


Mandra - Nuk - Dinda - Aku - Nisya - Silvi - Daus

Thursday, September 6, 2012

Jogjakartaaaaaah

Senin, 16 Juli 2012. Nyampe kosan Beb jam 7 malem itu uda tepar banget. Bokong yang notabene rata jadi semakin rata dengan indahnya. Tapi berhubung perut laper ya tetep bela-belain keluar makan hahaha.Kami makan di Dixie. Mereka jual pasta macem-macem dengan harga terjangkau. Dua gambar di bawah ini contohnya




Selasa, 17 Juli 2012. Jam 8 kami udah di taksi otw ke tempat travel. Ceritanya mau trip ke Wonosobo. Kenapa Wonosobo? Karena bupati Wonosobo--yang namanya Om Kholiq-- itu sahabatnya bapaknya Amal. Nah itung-itung sowan gitu lah. Anyway pas lagi ngobrol sama pak Tri--supir taksi--, beliau bilang gini, "Iya dr. X itu temen saya satu kumpulan Harley". Kaget dong? Seumur hidup baru tau ini ada supir taksi tapi temennya dokter-dokter dan ikut klub Harley .___.

Sampe Wonosobo kami langsung dijamu udah kaya tamu kehormatan gitu. Trus diajak makan mie ongklok, makanan khas Wonosobo. Rasanya manis sedep gimana gitu. Trus kuahnya agak kental. Pokoknya enaaak!


Habis makan kami diajak ke pegunungan Dieng. Liat Telaga Warna, kawah sama candi. Fyi, Wonosobo itu hawanya dingin kaya di Batu, jadi pas ke pegunungan Dieng ini lebih dingin lagi. Oya seluruh kegiatan sepanjang hari termasuk mobil sama hotel disponsori sama Oom Kholiq. Terima kasih banyak Oom!




  







Rabu, 18 Juli 2012. Judulnya wisata kuliner. Iya, kami keliling ke banyak tempat makan. Beruntung dapet pinjeman mobil jadinya gak ribet. Dimulai dari Da Jang Geum. Liat namanya aja udah pasti tau kalo ini masakan korea.

kimchi

jjajang meoun

cumi yang pake saos ddukbokkkie

Selanjutnya kami hijrah ke Paris Bakery. Di sini cakenya enak-enak dan harganya MURAH BANGET. Satu red velvet cuma Rp 7.500,-. Mousse 3 lapis cuma Rp 8.000,-. Bandingin kalo di Malang yang harganya bisa 15rb ke atas, jauh kaaan?! Trus nih Paris Bakery ini sering ngadain undian gitu yang mana hadiahnya berupa cake ato roti. Emang dasar kami lagi mujur banget, si Kong menang undian dan hadiahnya itu blackforest. Yang konon kata Beb rasanya mantaaaaap banget!



Dari Paris Bakery, kami lanjut ke Happy Bee. Lokasinya di dalem Galeria Mall. Di sini kami makan sup kepala ikan. Jadi kepala ikan digoreng tepung, trus dimasukin kuah sup yang rasanya hampir kaya kuah tom yam. Uwuw sadaaaaaaaap!


Our next destination adalaaaaah Coklat Cafe. Di sini terkenal produk coklatnya. Ya menurut ngana! Namanya aja CO KLAT CA FE. Berhubung masih agak kenyang, jadinya cuma pesen chocolate-volcano-something-with vanilla ice cream. Jadi bentuknya itu cake coklat, kalo kita iris maka bagian dalemnya yg isi melted chocolate itu bakal mak dlunyuuur~ Trus trus makannya sama ice cream vanilla itu tadi aaaaaa


Finish with chocolate thingy kami meluncur ke Knock! Cafe. Di sini juga cuma nyamil-nyamil aja sih. Kami pesen green tea ice cream sama smoked beef rissole. Rasa? Jelas enak! Harga? Terjangkau coy!



Berhubung daritadi belum makan nasi, kami pun icip-icip Soto Kudus dan Nasi Pindang di jl. L. Adi Sucipto. Harganya murah meriah sekaleee sodara-sodara! Selain soto kudus dan nasi pindang, di sini juga ada sate jeroan sama sate telur. The last one is my favorite btw hihihi


Udah cukup muter-muter wisata kuliner, kami nongkrong di Alkid alias Alun-Alun Kidul. Di sini ramenya gak karu-karuan. Padet banget banyak orang. Padahal juga cuma lapangan besar yang banyak orang jualan gitu. Rata-rata sih jual minuman hangat sama mie telor. Trus juga banyak odong-odong pake neon warna-warni munyer-munyer di sekitar Alkid.

Pulang dari Alkid, kami masih punya tanggungan makan. Iya, makan blackforest hasil menang undian. Jadilah kami tengah malem jam 12an ngabisin itu blackforest gedhe. Dan ternyata bener kata Beb, blackforestnya mantaaaaaapsss!



Kamis, 19 Juli 2012. Si Amal sama Kong meluncur duluan ke Malang. Jadilah tinggal aku, Beb sama Laras. Jadwal hari ini kami bertiga mau nginceng distro-distro di jogja. Tapi sebelumnya nyempetin sarapan dulu di House of Raminten. Di sini makanannya enak banget ajegile yang harganya gak kalah ajegile!

Nasi Kucing Dobel PakTe (pake telor) -- Rp 4.000,-

Nasi Rames -- Rp 4.000,-

Es Dawet Jumbo -- Rp 13.000,-

Susu Perawan Tancep -- Rp 8.000,-

Satu distro yang aku cukup suka yaitu Smith. Di sini banyak sepatu sama aksesoris lucu-lucu kaya bando, kalung, gelang, penutup mata, headband, dan lain-lain. Trus harganya juga murah. Niatnya sih mborong, apadaya duit sangu udah abis. Hiks




Selesai ngiler-ngiler tiap masuk distro, kami bertiga mampir ke Kalimilk. Ya karena namanya milk, udah bisa ditebak dong jualannya apa? Iya, jualan susu. Di Kalimilk ini jual susu berbagai macam varian rasa. Ada cookies, melon, caramel, green tea, dan maaasih banyak lainnya. Susu yg mereka jual disajikan dalam 2 ukuran. Yaitu reguler dan jumbo. Kalo gelas jumbo itu pake gelas bir tapi yg gede-banget-bukan-gelas-bir-biasa. Oya Kalimilk juga menyajikan snack-agak-berat macem yg aku pesen. Yaitu roti goreng keju sama something-like-american-risole hehehe. Soal harga gausah ditanya, murah sesuai kocek kita-kita anak sekolah *cie sekolaaah*




Dan Kalimilk jadi tempat terakhir kami, karena sore harinya kami bertiga udah cusss balik Malang.

Saran buat kamu-kamu *kayak ada gitu yg baca postingan ini*, kalo ke Jogja bawa uang agak lebih. Karena eh karena buanyaaaaak banget tempat makan enak-enak dan yang pasti harganya murah-murah. Distro di Jogja barangnya juga bagus-bagus. Dan coba stay lebih lama, mungkin seminggu ato lebih biar bisa explore ke tempat bersejarah macem Benteng Vredeburg ato wisata di sekitar Jogja macem Wonosobo begitu hehehe. Biar pengalaman kamu di Jogja gak cuma Malioboro :')